Tata Cara Penulisan Naskah/ Artikel Gizi Indonesia

 

MASYARAKAT UMUM

Jurnal Gizi Indonesia atau JGI menerima naskah tentang Gizi, baik berupa hasil penelitian kajian read more

Penerimaan Artikel Jurnal Gizi Indonesia

PESERTA TEMU ILMIAH INTERNASIONAL DALAM RANGKA KONGRES PERSAGI XV

Kepada seluruh peserta Temu Ilmiah Internasional yang sudah read more

GIZI INDONESIA (TERAKREDITASI): MENERIMA NASKAH/ ARTIKEL

ON THE SPOT REGISTRATION: INTERNATIONAL CONFERENCE

ON THE SPOT REGISTRATION

INTERNATIONAL  CONFERENCE OF PROFESIONAL  BEHAVIOUR  DIETITION 

“HOW TO BE A PROFESIONAL  DIETITION read more

PELATIHAN ASUHAN GIZI DAN DIETETIK NASIONAL (PAGD) IV

Kesehatan merupakan masalah sosial, ekonomi, politik dan hak asasi manusia yang paling berharga. Kesenjangan, kemiskinan, eksploitasi, kekerasan, ketidakadilan read more

Pelatihan

PELATIHAN ASUHAN GIZI DAN DIETETIK NASIONAL (PAGD) IV

Kesehatan merupakan masalah sosial, ekonomi, politik dan hak asasi manusia yang paling berharga. Kesenjangan, kemiskinan, eksploitasi, kekerasan, ketidakadilan merupakan akar dari timbulnya masalah- masalah yang berhubngan dengan gizi dan kesehatan. Ketidaktersedianya bahan makan dan pelayanan kesehatan menjadi masalah mendasar terwujudnya kurang gizi di masyarakat kita.

Peran gizi dalam menjamin kelangsungan hidup manusia sangat besar dan mempunyai jangkauan yang sangat besar dan luas. Dimulai dari awal kehidupan manusia dalam kandungan hingga manusia menjadi tua dan menjeleang kematian gizi mempunyai andil yang sangat besar dalam menjaga kelangsungan hidupnya. Upaya menjamin kualitas gizi dan kesehatan sumber daya manusia yang sehat, cerdas , produktif dan mandiri bagi seluruh masyarakat indonesia hendaklah perlu dicanangakan hidup dengan kondisi gizi dan kesehatan yang baik. Proses asuhan gizi yang baik dan benar menjadi fokus yang hasus diperhatikan bagi seluruh masyarakat dwengan kondisi apapun tidak terkecuali masyarakat rumah sakit yang pada umumnya menderita penyakit tertentu.

Semakin berkembangnya praktek Ilmu Kedokteran dan Ilnu Gizi saat ini maka semakin selektif  pasien dalam memilih  pelayanan kesehatan yang ditawarkan RS. Dengan dikeluarkannya UU No. 8 tahun 1999 tentang hak perlindungan konsumen maka semakin tinggi pula tuntutan pasien terhadap  mutu pelayanan di RS, demikian pula dengan pelayanan atau asuhan gizi di RS.

Pelayanan gizi yang baik dan benar, tidak saja mampu memenuhi harapan terhadap peningkatan mutu pelayanan, tetapi juga dapat menjamin kecukupan asupan makanan, meningkatkan sistem pertahanan tubuh sehingga komplikasi dan infeksi dapat dicegah atau dikurangi serta lama waktu penyembuhan dapat dipersingkat.

Dalam menghadapi tuntutan dan tantangan masyarakat tersebut Asosiasi Dietisen Indonesia (ASDI) khususnya Dietisen di RS  harus berani mempersiapkan diri untuk  lebih maju sejalan dengan disiplin ilmu-ilmu kesehatan lainnya.

Meningkatnya penelitian-penelitian di bidang kesehatan dan gizi dewasa ini menunjukkan respon yang sangat tinggi terhadap perkembangan dan kemampuan di bidang tersebut.  Selain itu pelayanan gizi di rumah sakit tidak hanya terkait dengan industri makanan saja, juga menyangkut peralatan pendukung lainnya, mulai dari penyediaan alat pendukung penyedia makanan yang disajikan yang tidak lepas dari industri ”kitchen equipment”, layout bangunan dapur, utensil dan software pendukung.Seiring dengan  tuntutan kinerja  di institusi dimana Dietisien  bertugas yang dilihat dari kompetensi dan profesionalisme sesuai dengan standar. Agar kompetensi dan profesionalisme benar-benar terwujud dalam memberikan pelayanan  gizi kepada masyarakat secara nasional maupun internasional.

More Info:

Announcement PAGD4
Announcement PAGD4
Announcement PAGD4.pdf
1.0 MiB
7602 Downloads
Details

Translate »